. .

HAI MAHASISWA.........., KAMU PUNYA RASA MALU ? DAN TAU DIRI ? JUGA TAU ETIKA SOPAN SANTUN ?

Posted by CHRISTIANTO D,WIBOWO | D3MI-2016 STMIK BUMI GORA On Sabtu, November 26, 2016 No comments

Sebenarnya tulisan ini hanya saduran, alias kopi pake lombok  - kopi pedas - copy paste ; tapi ber-ATM (Amati - Attention; Tiru - Transcription ; dan - And; Modifikasi - Modification), tidak asal jiplak.
Tulisan aslinya ada di jurnalistikthem dengan judul " TAMPARAN DOSEN UNTUK MAHASISWA" ,   Saya membacanya dan saya rasa perlu menulis ulang lagi dan bisa menjadi bahan instropeksi diri, agar manjadi motivasi sebagai mahasiswa yang bertekad dan bertujuan BELAJAR sebagai bekal masa ke depan yang lebih sulit lagi persaingan menciptakan lapangan pekerjaan, apalagi memperoleh pekerjaan yang sangat baik, kalau sekedar kerja saja mungkin bisa, tapi sesuai kah dengan background pendidikan kita, sesuai kah reward yang kita dapat dari perasan otak dan tenaga kita, apalagi mau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, maka dari itu kawan mahasiswa baca baik-baik tulisan, jangan tersinggung atau nyengir kuda cidomo, tapi ambil hikmah dan pesan moral positif yang tertulis disini :
Tamparan Dosen untuk Mahasiswa: 
Jangan alay, gunakan email dengan nama asli dan menulis email yang benar. Kuasai bahasa asing (Inggris). Jangan suka nyontek, buat tugas sendiri! Jangan pula copy paste apalagi tanpa menyebutkan sumber.
Selengkapnya:

  1. Kamu ingin dapat beasiswa S2 ke luar negeri nanti? Pastikan IP di atas 3 dan TOEFL di atas 500! Merasa tidak pinter? BELAJAR!
  2. Empat atau lima tahun lagi kamu bisa sekolah S2 di luar negeri dengan beasiswa. Itu kalau kamu tidak cuma twitteran saja sampai lulus nanti.
  3. Kamu tidak akan bisa S2 di luar negeri karena akan ditolak profesor kalau nulis email formal saja tidak bisa. Alay itu tidak keren, tidak usah bangga!
  4. Tidak usah tanya tips cara menghubungi professor di luar negeri kalau kirim email ke dosen sendiri saja kamu belum bisa. Hey, ganti dulu akun niennna_catique@gmail.com itu! 
  5. Tidak usah ikut meledek Vicky, kamu saja tidak tahu kapan harus pakai tanda tanya, tanda seru, tanda titik, spasi, huruf besar, huruf kecil di email kok!
  6. Mana bisa diterima di perusahaan multinasional biarpun IP tinggi kalau nulis email saja lupa salam pembuka dan penutup
  7. Sok mengkritik kebijakan UN segala, dari cara menulis email saja kelihatannya kamu tidak lulus Bahasa Indonesia kok. Tidak usah gaya!
  8. Bayangkan kalau kamu harus menulis email ke pimpinan sebuah perusahaan besar. Apa gaya bahasa email kamu yang sekarang itu sudah sesuai? Jangan-jangan bosnya tertawa!
  9. Apapun bidang ilmu kamu, akhirnya kamu akan berhubungan dg MANUSIA yang beda umur dan latar belakangnya. Belajar komunikasi yang baik. Jangan bangga jadi alay! 
  10. Bangga bisa software dan gunakan alat-alat canggih? Suatu saat kamu harus yakinkan MANUSIA akan skill itu. Belajar komunikasi dengan bahasa manusia biasa!
  11. Kamu orang teknik dan hanya peduli skil teknis? Kamu salah besar! Nanti kamu akan jual skil itu pada MANUSIA, bukan pada mesin!
  12. Kamu kira orang teknik hanya ngobrol sama mesin dan alat? Kamu harus yakinkan pengambil kebijakan suatu saat nanti dan mereka itu manusia. Belajar ngomong sama manusia!
  13. Malas basa-basi sama orang yang tidak dikenal? Enam tahun lagi kamu diutus kantor untuk presentasi sama klien yang tidak kamu kenal. Belajar!
  14. Malas belajar bikin presentasi? Lima thn lagi bos kamu datang dengan segepok bahan, “saya tunggu file presentasinya besok!”
  15. Kamu orang sosial dan malas belajar hal-hal kecil di komputer? Lima tahun lagi bos kamu datang bertanya “cara membesarkan huruf di Ms Word dengan shortcut gimana ya?’ Mau nyengir?
  16. Mahasiswa senior, jangan bangga bisa membully Mahasiswa baru, tujuh tahun lagi kamu diinterview sama dia saat pindah kerja ke perusahaan yang lebih bagus
  17. Mahasiswa senior, keren rasanya ditakuti Mahasiswa baru? JANGAN! Urusan kalian nanti bersaing sama orang-orang ASEAN dan Dunia. Bisa bikin mereka takut tidak?
  18. Bangga bisa demo untuk mengundurkan jadwal ujian karena kamu tidak siap? Kamu itu mahasiswa negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, masa’ urusannya cetek-cetek begitu sih?!
  19. Tidak usah lah sok hebat demo nyuruh Jokowi berani sama Amerika kalau kamu diskusi sama mahasiswa Singapura saja tergagap-gagap
  20. Tidak perlu lah teriak-teriak “jangan tergantung pada barat” jika kamu belum bisa tidur kalau tidak ada BB dekat bantal  
  21. Tentara kita tidak takut sama tentara Malaysia kalau kamu bisa kalahkan mahasiswa Malaysia debat ilmiah dlm forum di Amerika!  
  22. Tidak perlu beretorika menentang korupsi kalau kamu masih nitip absen sama teman saat demo antikorupsi!
  23. Boleh kampanye “jangan tergantung pada barat” tapi jangan kampanye di Twitter, Facebook, BBM, Path dan Email! Memangnya itu buatan Madiun?!
  24. Kalau file laporan praktikum masih ngopi dari kakak kelas dan hanya ganti tanggal, tidak usah teriak anti korupsi ya Boss!
  25. Minder karena merasa dari kampung, tidak kaya, tidak gaul? Lima tahun lagi kamu bisa S2 di negara maju karena IP, TOEFL dan kemampuan kepemimpinan. Bukan karena kaya dan gaul!  
  26. Pejabat kadang membuat kebijakan tanpa riset serius. Sama seperti mahasiswa yang membuat tugas dalam semalam hanya modal Wikipedia
  27. DPR kadang studi banding untuk jalan-jalan doang. Sama seperti mahasiswa yang tidak serius saat kunjungan ke industri lalu nyontek laporan sama temannya
  28. Pejabat kadang menggelapkan uang rakyat. Sama seperti mahasiswa yang melihat bahan di internet lalu disalin di papernya tanpa menyebutkan sumbernya.
  29. Alah, pakai mengkritik kebijakan pemerintah segala, bikin paper saja ngopi file dari senior dan ubah judul, pendahuluan sama font-nya
  30. Gimana mau membela kedaulatan bangsa kalau waktu menerima kunjungan mahasiswa asing saja kamu tidak bisa ngomong saat diskusi. Mau pakai bambu runcing?
  31. Kalau kamu berteriak “jangan mau ditindas oleh asing”, coba buktikan. Ikuti forum ASEAN atau Dunia dan buktikan di situ kamu bisa bersuara dan didengar!
  32. Gak usah bergaya layaknya artis berkantong tebal, beli pulsa gocengan aja masih minta emak ..... 
Pedes kan sendirannya ? Ambil postifnya, hindari semua yang dijabarkan diatas, jadilah mahasiswa yang berprestasi dan membanggakan orangtua dan keluarga, sederhana saja, tidak usah mimpi dan berhayal membanggakan ibupertiwi NKRI, lingkup kecil saja dulu, buat ORANG TUA MU BANGGA saja dulu. Jangan Mahasiswa hanya sebatas status "hebat" pendidikan tinggi tapi moral mu rendah.
Salam dan terimakasih pada sumber http://jurnalistiktheme.blogspot.co.id/2015/01/tamparan-dosen-untuk-mahasiswa.html

0 komentar:

Posting Komentar